Metode Pekerjaan Saluran U-Ditch Ruas Jalan Abdurahman Saleh Disoal

Metode Pekerjaan Saluran U-Ditch Ruas Jalan Abdurahman Saleh Disoal
Saluran U-Ditch Jalan Nasional Kota Palu

PALU - Kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat ( PUPR ) Dirjen Bina Marga pada Balai pelaksana jalan nasional ( BPJN ) Palu Provinsi Sulawesi Tengah ( Sulteng ) sejak tahun 2019 lalu melaksanakan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi jalan nasional dan juga jalan non nasional yang di bagi dalam 2 paket kontrak.

Paket kontrak pertama yakni ruas jalan nasional dalam Kota Palu melingkupi ruas jalan Pantoloan-Tawaeli, Tawaeli-Kebun Sari, Kebun Sari-Tondo, Tondo-Tanahruntuh, ruas jalan Yosudarso, ruas jalan Abd Rahman Saleh, ruas jalan Basuki Rahmat, ruas jalan Diponegoro, ruas jalan Malonda-Watusampu, ruas jalan Watusampu-Surumana.

Sementara paket kedua yakni jalan non nasional tepatnya di Kabupaten Sigi melingkupi ruas jalan Palupi-Simoro, ruas jalan Biromaru-Palolo serta ruas jalan akses huntap Pombewe.

Kedua paket ini merupakan proyek pasca bencana yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan di Sulawesi Tengah dalam memulihkan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam gempa bumi, likuifaksi dan juga tsunami.

Untuk paket kontrak proyek jalan nasional pasca bencana ruas dalam Kota Palu sejak awal dimulainya kegiatan telah memicu beragam argumen masyarakat, seperti metode pekerjaan saluran drainase yang disinyalir dilaksanakan di luar ketentuan, seperti pekerjaan saluran U-ditch ruas jalan Abdurahman Saleh Kota Palu dan pekerjaan di ruas jalan Kelurahan Tondo.

Pemulangan U-ditch ruas jalan Abdurahman Saleh 6, sementara tulaangan U-ditch di Kelurahan Tondo ditemukan di beberapa titik hanya 5 batang seperti di depan Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Undata nampak jelas hanya mengunakan tulangan untuk struktur dinding saluran U-ditch 5 batang pembesian.

Anehnya lagi, terdapat perbedaan yang mencolok metode pengerjaan saluran U-ditch hanya 4 pembesian, dan fatalnya pekerjaan drainase ini disinyali meniadahkan beton decking atau tahu beton yang berfungsi sebagai pemberi jarak antara lantai kerja dan besi beton mutu K250 bisa terselimuti demi menjaga kualitas agar terhindar dari pelapukan dan pengeroposan besi beton type DS-3a

Risco salah satu pengawas kegiatan yang dihubungi di Palu menjelaskan terkait metode kerja saluran U-ditch type DS 3a mengunakan pembesian pada struktur dinding saluran yakni 7 batang besi, hal ini diakuinya berdasarkan gambar kerja untuk saluran U-ditch.

" Kami melaksanakan pekerjaan sesuai dengan gambar kerja yang ada seperti pada struktur dinding saluran U-ditch jumlahnya adalah 7 batang." Sebutnya 

Sementara terpisah Yohanis. ST selaku GS menyebutkan bahwa untuk ruas Tondo mulai depan RSUD Undata sampai depan kantor Bulog type saluran U-ditch DS-3a termasuk ruas jalan Abdurahman Saleh dan Silae metodenya DS 3a dengan jumlah pengulangan 6 batang besi pada struktur dinding saluran.

Tak hanya itu, pantauan media ini, pekerjaan drainase pasangan batu biasa tepatnya di Kelurahan Tondo Kecamatan Palu Timur Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah nampak aneh sebab jika diperhatikan dengan seksama metode pekerjaannya hanya menempelkan cor dari bagian atas drainase, sementara kontruksi bawah saluran tersebut nampak keropos dan tak layak pakai tetap dibiarkan, pihak pekerja lapangan hanya melakukan pengecoran penutup saluran.

Warga Tondo menyebutkan bahwa pekerja hanya melakukan penempelan dari atas, pondasi yang dulu tidak dibongkar Pak, ini yang jadi pertanyaan kami.

" Mau bertahan berapa lama kalau hasilnya begini, ini kan jalan trans Sulawesi Pak. Tutur warga Tondo.

Untuk pekerjaan di ruas jalan Basuki Rahmat, ada beberapa item pekerjaan trotoar yang diduga dikerjakan asalan sebab telah tampak kerusakan, seperti di sekitaran Diler motor Suzuki hingga saat ini trotoar tersebut rusak dan belum diperbaiki.

Terkait hal ini, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Provinsi Sulawesi Tengah Muh Syukur yang dikonfirmasi mengatakan bahwa akan menindak lanjuti hasil laporan ini dengan menurunkan tim kepatuhan internal.

"Terimah kasih atas laporannya, kami akan memerintahkan tim UKI melakukan investigasi lapangan, hasilnya akan kami sampaikan kemudian. Sebutnya

Hingga berita ini naik, hasil investigasi tim UKI belum diketahui.

Tak hanya Kepala Balai BPJN yang dihubungi, media ini melakukan konfirmasi yang ditunjukan ke PPK sebagai penanggung jawab proyek, Rismono yang menerima pesan disinyalir enggan melontar tanggapan dan klarifikasinya hingga berita ini tayang.

Hajatan mulia berbandrol APBN tahun 2019 ini semestinya telah rampung pada bulan Januari tahun 2021 dengan kualitas yang baik namun fakta lapangan disinyalir ada item yang dikurangi yang bisa berdampak menurunnya kualitas pekerjaan.

Palu SULTENG
Ilyas I. Pau

Ilyas I. Pau

Next Article

Baru Dibangun, Jalan Lingkungan Ditumbuhi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Asridal verified

Siswandi

Siswandi

Postingan Bulan ini: 34

Postingan Tahun ini: 652

Registered: Jan 25, 2021

Subhan Riyadi

Subhan Riyadi

Postingan Bulan ini: 26

Postingan Tahun ini: 530

Registered: Jan 23, 2021

Ratna Palupi

Ratna Palupi

Postingan Bulan ini: 11

Postingan Tahun ini: 138

Registered: Jan 21, 2021

Bilwadi_wk

Bilwadi_wk

Postingan Bulan ini: 11

Postingan Tahun ini: 163

Registered: Feb 4, 2021

Profle

Aleks Waine

Kades Hurun Caci Maki Wartawan Saat Konfirmasi Dana Desanya
Proyek Pengendalian Banjir di Sungai Bottoe Barru Diduga Gunakan Material Ilegal
Investor Dukung Program  Pemberdayaan Ekonomi  Masyarakat Pesisir Sendang Biru 
PSDKP Selayar Serahkan 4 Orang Pelaku Bom Ikan ke Kejari

Follow Us

Recommended Posts

Polres Morowali Amankan  RN Dan ZI  Curi Kotak Amal Masjid
Tuntut Referendum, KNPB Bersama 110 Organisasi Menolak Pengesahan RUU Otsus Jilid II Untuk Papua
Jalin Sinergitas Dengan Wartawan, Danlanal Palu Ajak Ngopi Bareng
Ketua FKUB Morowali Kutuk Keras Bom Buduh Diri Gereja Katedral Makassar
Dikbud Kabupaten Morowali Gelar Finalisasi Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah